Mekanisme Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Al-Hidayah :
Mekanisme ini dapat dilakukan secara Online (Daring), Offline (Langsung di Pondok Pesantren Al-Hidayah), atau kombinasi keduanya.
I. Tahap Pra-Pendaftaran
| No. | Kegiatan | Keterangan |
| 1. | Pengumuman Resmi | Pondok mengumumkan informasi Penerimaan Santri Baru (PSB) melalui media sosial, website, brosur, atau papan pengumuman. Informasi meliputi: Tanggal pendaftaran, Persyaratan Umum, Alur Pendaftaran, dan Rincian Biaya. |
| 2. | Persiapan Berkas Awal | Calon santri/wali menyiapkan dokumen-dokumen dasar yang umumnya diperlukan: * Fotokopi Kartu Keluarga (KK) * Fotokopi Akta Kelahiran * Pas Foto (ukuran 3×4 atau sesuai ketentuan pondok) * Fotokopi Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) sekolah asal (jika sudah ada) |
| 3. | Pendaftaran Akun (Online) | Jika melalui sistem online, calon santri/wali membuat akun di website PSB pondok pesantren al-hidayah. |
II. Tahap Pendaftaran dan Administrasi
| No. | Kegiatan | Keterangan |
| 1. | Pengambilan/Pengisian Formulir | * Offline: Mengambil dan mengisi formulir di sekretariat pondok. * Online: Login ke akun PSB dan mengisi data diri lengkap pada formulir digital. |
| 2. | Pembayaran Biaya Pendaftaran | Calon santri/wali membayar biaya pendaftaran (biaya formulir dan administrasi awal) sesuai nominal yang ditetapkan. Pembayaran dapat melalui transfer bank atau langsung di sekretariat. |
| 3. | Penyerahan/Unggah Berkas | * Offline: Menyerahkan berkas fisik ke panitia PSB. * Online: Mengunggah berkas digital (scan/foto jelas) ke sistem PSB. |
| 4. | Verifikasi dan Validasi Data | Panitia PSB memeriksa kelengkapan dan keabsahan formulir serta berkas yang diserahkan/diunggah. Panitia akan menginformasikan jika ada data yang perlu diperbaiki/dilengkapi. |
| 5. | Cetak Kartu Peserta Tes | Setelah semua berkas lengkap dan terverifikasi, calon santri akan mendapatkan Kartu Peserta Tes yang berisi jadwal dan lokasi tes seleksi. |
III. Tahap Seleksi
| No. | Kegiatan | Keterangan |
| 1. | Pelaksanaan Tes Seleksi | Calon santri mengikuti tes sesuai jadwal yang ditentukan. Materi tes umumnya meliputi: * Tes Baca Tulis Al-Qur’an dan Ibadah Amaliyah (misalnya praktik Shalat dan Wudhu). * Tes Akademik (Pengetahuan Agama dan Pengetahuan Umum). * Wawancara Calon Santri (untuk mengetahui motivasi dan kesiapan mental). |
| 2. | Wawancara Orang Tua/Wali | Orang tua/wali biasanya diwawancara untuk konfirmasi komitmen, kesanggupan mengikuti tata tertib, dan penyelesaian administrasi. |
| 3. | Pemeriksaan Kesehatan | Beberapa pondok mewajibkan pemeriksaan kesehatan, terkadang dilakukan langsung oleh tim kesehatan pondok. |
IV. Tahap Kelulusan dan Daftar Ulang
| No. | Kegiatan | Keterangan |
| 1. | Pengumuman Kelulusan | Hasil tes diumumkan sesuai jadwal (dapat melalui website, papan pengumuman, atau notifikasi WhatsApp/Email). |
| 2. | Daftar Ulang (Registrasi Ulang) | Bagi yang dinyatakan LULUS, wajib melakukan daftar ulang dengan: * Pelunasan Biaya Masuk (Uang Pangkal, Syahriah/SPP bulan pertama, Perlengkapan, dll.). * Menyerahkan berkas administrasi yang masih kurang (misalnya SKL/Ijazah asli). |
| 3. | Penentuan Asrama | Panitia menentukan penempatan kamar/asrama bagi santri baru. |
| 4. | Orientasi/Masa Pengenalan Lingkungan Pondok | Calon santri mengikuti masa orientasi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. |
Persyaratan Umum yang Sering Diminta:
- Bersedia mematuhi semua tata tertib pondok pesantren.
- Benar-benar atas kemauan calon santri sendiri dan mendapat izin dari orang tua/wali.
- Surat Keterangan Sehat dari Dokter.
- Bisa membaca dan menulis Al-Qur’an.
- Minimal telah tamat/lulus dari jenjang pendidikan sebelumnya (SD/MI untuk jenjang Tsanawiyah, atau SMP/MTs untuk jenjang Aliyah).
